KEGIATAN SEKOLAH
Jumat Bersih Wujud Peduli Lingkungan Sekolah Minggu, 10 Mei 2026
KEGIATAN SEKOLAH
Momen Haru Apel Pelepasan kelas XII SMA Negeri 1 Pracimantoro Minggu, 10 Mei 2026
KEGIATAN SEKOLAH
Gelorakan Semangat Pendidikan : Smansaprama Gelar Upacara Hardiknas dengan Tertib dan Khidmat Minggu, 10 Mei 2026
KEGIATAN SEKOLAH
Ujicoba SPMB SMA Negeri 1 Pracimantoro 2026 Minggu, 10 Mei 2026
Gambar : Ustadz Ashar Nurochman sedang menyampaikan tausiyah dengan tema "Ramadhannya Para Sahabat Nabi" dan kegiatan mini retret dalam perpustakaan oleh siswa non-Islam yang penuh kebersamaan. (Photo by Smansaprama Media)
SMANSAPRAMA MEDIA — SMA Negeri 1 Pracimantoro sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pesantren Kilat dengan tema “Menjadikan Ramadhan momentum perbaikan diri menjadi lebih baik” selama sepekan, terhitung sejak Senin (09/03/2026) hingga penutupan pada Jumat (13/03/2026). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Nur Iman, Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri dan di lingkungan sekolah.
Kegiatan pesantren diisi dengan berbagai aktivitas keagamaan seperti shalat Dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur’an, serta pemaparan tausiyah dari pemateri yang berasal dari PPTQ Al-Fadhilah dan Mutiara Qur’an. Sementara itu, bagi siswa-siswi non-Islam diselenggarakan kegiatan mini retret yang bertempat di perpustakaan sekolah. Sebelum kegiatan dimulai, seluruh siswa berkumpul di lapangan upacara untuk berdoa bersama agar seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar.
Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Eriyanto, S.Pd.I, sekaligus memberikan pengarahan serta pembagian tempat kegiatan. Setelah itu, para siswa menuju lokasi masing-masing yang telah ditentukan. Siswa putri kelas XI mengikuti kegiatan di Laboratorium Biologi, siswa putri kelas X dan XII berada di Aula Lantai 3, sedangkan siswa putra kelas X, XI, dan XII mengikuti kegiatan di masjid sekolah.
Kegiatan dimulai dengan shalat Dhuha berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi keagamaan. Materi yang disampaikan antara lain tentang Cinta Al-Qur’an oleh Layla Nur Syifa serta Pentingnya Menuntut Ilmu oleh Andini Tata Pertiwi dari Mutiara Qur’an. Sementara itu, siswa putra di masjid mendapatkan materi dari pemateri Pondok Pesantren Al-Fadhilah, di antaranya tentang bersuci, thaharah, wudhu, tayamum, serta pembahasan mengenai akidah, akhlak, dan ilmu. Kegiatan kemudian ditutup dengan tadarus Al-Qur’an dan shalat Dhuhur berjamaah.
Pada hari ketiga dan keempat kegiatan berjalan seperti sebelumnya, yang membedakan adalah adanya materi-materi yang beragam. Hal tersebut membuat para siswa tidak merasa jenuh dan tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mulai dari pembahasan tentang fiqih puasa, keberkahan hidup, teladan para sahabat Nabi, etika bermedia sosial, hingga cara menjadi pelajar yang bertakwa.
Selain itu, siswa non-Muslim tetap mengikuti kegiatan mini retret yang bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta refleksi diri. Salah satu peserta mini retret, Arvika Ester Pratiwi dari kelas X.2 Fase E, menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Banyak banget manfaat yang aku rasakan. Selain dapat banyak ilmu, aku juga merasakan bertumbuh dalam rohani. Rasanya senang bisa difasilitasi seperti ini walaupun kami minoritas,” ungkap Ester.
Menjelang penutupan kegiatan, para siswa juga mendapatkan tausiyah dari ustadz dengan tema “Ramadhannya Para Sahabat Nabi.” Dalam ceramah tersebut disampaikan bagaimana para sahabat Nabi menjalani bulan Ramadhan dengan penuh kesungguhan, meningkatkan ibadah, serta memperbanyak amal kebaikan sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT.
Selain itu, panitia juga memberikan apresiasi kepada beberapa siswi yang telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an selama kegiatan berlangsung. Mereka adalah Lintang Oktavia (kelas X.1), Kalista Ananda Saputri (kelas X.1), Fida Zahra (kelas X.1), Intan Sariwangi (kelas XI.3), Irma Farida (kelas XI.4), serta Annisa Ramadhani (kelas XII.3).
Pembina rohis, Faisal Hidayat S. S. Pd, menyampaikan pandangannya mengenai kegiatan Pesantren Kilat yang telah berlangsung selama lima hari tersebut.
Beliau menjelaskan bahwa kegiatan seperti pesantren kilat sangat penting dilaksanakan, terutama pada bulan Ramadhan. “Karena bulan Ramadhan adalah bulan suci yang penuh berkah, maka harus kita isi dengan kegiatan-kegiatan yang mulia, salah satunya melalui kegiatan pesantren kilat ini,” ujarnya.
Terkait pelaksanaan kegiatan, beliau menyampaikan bahwa secara umum kegiatan berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah berjalan dengan lancar, akan tetapi tentu masih perlu adanya evaluasi agar ke depannya kegiatan seperti ini bisa lebih baik lagi,” tambahnya.
Beliau juga memberikan pesan kepada para siswa menjelang libur Idulfitri agar tetap menjaga nilai-nilai yang telah dipelajari selama kegiatan berlangsung. “Tetap istiqomah, jangan sampai mokel. Saat momen bulan Syawal nanti jangan lupa untuk bersilaturahmi dengan tetangga, saudara, dan sesama,” pesannya.
Selain kegiatan pesantren dan mini retret, sekolah juga melaksanakan kegiatan pembagian zakat fitrah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Zakat fitrah dibagikan kepada para mustahik atau golongan yang berhak menerima zakat, seperti fakir dan miskin, agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan saat Idulfitri.
Salah satu penerima zakat fitrah, Dian Septiani dari kelas XI-7 Fase F memberikan pendapat kalau "kegiatan ini menunjukkan kepedulian dan rasa solidaritas yang tinggi dari para guru dan siswa SMAN 1 Pracimantoro terhadap siswa dan masyarakat di sekitarnya. Saya merasa sangat terbantu dan juga merasa diperhatikan".
Tidak hanya diberikan kepada warga sekolah, zakat fitrah juga disalurkan kepada masyarakat sekitar sekolah.
Melalui kegiatan Pesantren Kilat dan Mini Retret ini, diharapkan seluruh siswa SMA Negeri 1 Pracimantoro dapat meningkatkan keimanan, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta menumbuhkan sikap toleransi dan kebersamaan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter agar siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak serta kepribadian yang baik.
Devita Intan Permadani/X-5 Fase E dan Fajri Gina Oktara/XI-1 Fase F.