Pesantren Kilat Dibuka, Semangat Ramadhan Menggema

By Admin Minggu, 10 Mei 2026, 17:35:41 WIB ROHIS
Pesantren Kilat Dibuka, Semangat Ramadhan Menggema

Gambar : Ustadz Burhan Shodiq sedang menyampaikan tausiyah, dan kegiatan mini retret dalam perpustakaan oleh siswa non-Islam. (Photo by Smansaprama Media)


SMANSAPRAMA MEDIA — Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan, SMA Negeri 1 Pracimantoro menggelar kegiatan pesantren kilat selama lima hari. Kegiatan ini dibuka pada Senin, [09/03/2026], di lingkungan sekolah dan Masjid Nur Iman. Sementara itu, bagi siswa non-Islam diselenggarakan kegiatan mini retret yang bertempat di perpustakaan sekolah.

Sejak pukul 07.30 WIB seluruh siswa dikumpulkan di lapangan sekolah untuk mengikuti apel dan persiapan menuju Masjid Nur Iman. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sholat dhuha berjamaah, pembukaan dengan tilawah Al-Qur’an, serta sambutan dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pracimantoro, Gatot Tri Widodo, S.Pd.

Beliau menyampaikan bahwa dalam bulan Ramadhan ini kita diingatkan melalui perumpamaan ular dan ulat. Ular sebelum dan sesudah puasa tetap menjadi ular, tidak ada perubahan. Sedangkan ulat setelah melalui proses bisa berubah menjadi kupu-kupu yang indah dan bermanfaat karena membantu penyerbukan. Dari perumpamaan ini kita belajar bahwa puasa seharusnya membuat manusia berubah menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat bagi orang lain

Setelah itu, siswa mendengarkan ceramah dari Ustadz Burhan Shodiq, S.S. di masjid Nur Iman. Dalam ceramahnya, Ustadz Burhan Shodiq menyampaikan bahwa manusia tidak luput dari dosa, baik pria, wanita, anak-anak maupun orang tua. Namun Allah SWT Maha Pengasih dan Maha Penyayang karena menutup aib serta memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk bertaubat. Dijelaskan pula makna Al Afwu, yaitu Allah menghapus dosa dan melepaskan hak-Nya untuk menghukum hamba yang memohon ampun. Melalui kisah seorang hamba dengan banyak catatan dosa yang akhirnya diselamatkan oleh kalimat La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah, para siswa diingatkan untuk selalu memperbanyak istighfar dan segera bertaubat ketika melakukan kesalahan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sholat dzuhur berjamaah dan membaca Al-Qur’an bersama.

Selaku ketua rohis, Fatur Ahmad Wicaksono kelas XI-1/Fase F mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilatarbelakangi karena sudah menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan, serta pihak sekolah memberitahukan kepada seluruh kelas bahwa akan ada apresiasi bagi kelas yang paling disiplin.

“Latar belakangnya karena kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan, dan kami memberitahukan kepada seluruh kelas bahwa akan ada apresiasi bagi kelas yang paling disiplin,” ujarnya.

Seorang siswi bernama Amira Hella Sabrina kelas X-2/Fase E ikut memberi tanggapan tentang kegiatan ini, ia mengaku senang akan kegiatan ini, kegiatan ini berdampak besar bagi kita semua, kita bisa menanamkan ajaran religi agama masing masing. Ia berharap kegiatan selanjutnya semakin menyenangkan.

“Manfaatnya berpengaruh besar bagi kita tentang ajaran agama, kita bisa menanamkan jiwa religius masing masing. Semoga kegiatannya terus dibikin enjoy dan gak boring.” Ucapnya.

Siti Fatimah X-5/Fase E